About us

My photo
Malang, Jawa Timur, Indonesia
Jangan sampai Anda menyesal dikemudian hari disebabkan karena perencanaan rumah tinggal atau bangunan Anda yang kurang matang, belum lagi pada saat pekerjaan pembangunan rumah Anda di mulai, dikarenakan perencanaan yang kurang matang, banyak pekerjaan BONGKAR dan PASANG yang menyebabkan Cost pengeluaran semakin tinggi. Jika Anda ingin mempunyai rumah atau bangunan nyaman dengan pengaturan antar ruang dan pencahayaan yang terencana. Kami menyediakan Jasa rancang bangun interior dan eksterior, 3Dmodeling-rendering dan jasa pembuatan miniatur bangunan (maket)

Tuesday, March 26, 2013

Batu Bata dari Kotoran Sapi


Kotoran yang merupakan limbah hasil metabolisme hewan ternak seperti sapi ternyata masih berdaya guna dan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat bagi manusia, selain untuk pupuk kandang, dan biogas. Kotoran sapi juga dapat digunakan menjadi batu bata, inovasi ini pada awalnya dirintis oleh alumnus Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Syammahfuz Chazali pada 2006.
Inovasi Syam tersebut telah diapresiasi oleh banyak pihak, salah satu penghargaan paling bergengsi yang diperolehnya ialah juara pertama kompetisi business plan tingkat dunia yang bertema Global Social Venture Competition (GSVC). yang berlangsung dari 23 hingga 25 April 2009 di University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data, jumlah kotoran sapi kering yang dihasilkan di Indonesia mencapai sekitar 5,9 juta ton per tahun. Kebanyakan kotoran itu hanya dibuang tanpa dimanfaatkan sehingga mengotori lingkungan. Namun, dengan upaya pembuatan batu bata berbahan baku kotoran sapi yang dilakukan Syam, pencemaran lingkungan dapat diminimalisasi.
Karena bahannya dari limbah, tentu saja harga batu bata dari kotoran sapi lebih murah daripada batu bata dari tanah liat, selain itu beratnya lebih ringan 20% dari batu bata tanah liat, kekuatannya lebih tinggi 20% dari batu bata tanah liat (dapat meminimalisir penggunaan semen hingga 60%), biaya pembuatan lebih rendah, dan mencegah perusakan lahan lebih lanjut akibat penggalian tanah liat (untuk pembuatan batu bata tanah liat).
 Sebagai langkah awal pembuatan batu bata dari kotoran sapi, bahan utama dicampur cairan formula khusus. Campuran itu menghasilkan bahan yang sudah berwujud tanah liat. Setelah dicampur tanah keras dengan komposisi 80 persen berbanding 20 persen, campuran dicetak seperti batu bata biasa.
Langkah berikutnya, cetakan dikeringkan dan dibakar. Proses pembakaran biasanya menggunakan kotoran sapi sebagai bahan bakar biogas sehingga ramah lingkungan, pembuatan batu bata berbahan baku kotoran sapi itu memerlukan waktu tiga minggu
Saat ini, Syam dan rekan-rekannya tengah berupaya pula membuat batu bata lego yang akan makin mengurangi penggunaan semen, nantinya, dengan adanya batu bata lego tersebut, bangunan tidak lagi mesti berbentuk persegi panjang, tetapi juga bisa dibentuk seperti halnya mainan lego.

(koran-jakarta.com/ humasristek)



Contact us

Team :
Mikhail .A +628175408053
Rahadian .AP +6282264653606
Surya .A +6285780509090
Adi .W +628970343730
Wike Virli +6285649139681
email : xpload.design@gmail.com